MISTERI DI BALIK SESUAP NASI

             ”MISTERI DI BALIK SESUAP NASI”

                      Cipta : Valantine Waas

Hari telah beranjak siang

Tak lupa rasa syukur ku panjatkan

Merenggangkan tulang putih ini tanda siap untuk berpacu

Hentakan jarum jam tak kan membuat ku kalah


Corona memang berbahaya

Tapi apa daya rakyat jelata

Tak bisa hanya berdiam diri

Menunggu upah tanpa bekerja


Panjang jalan setapak

Ku lalui tanpa alas kaki

Demi sesuap nasi

Ya, benar.. Hanya untuk sesuap nasi


Air mata yang menetes

Keringat yang bercucuran

Tidak menjadikan alasan untuk berhenti berjuang

Iya … hanya bertahan untuk mendapatkan sesuap nasi


Tetapi, ada kala hati tak sejalan dengan pikiran

Pikiran memberi dorongan semangat

Dan hati yang tak mampu dengan semua ini

Is it that hard to live? (sesulit itukah untuk hidup?)


Berharap setitik cahaya menerangi kegelapan ini

Oh ,Tuhan…begitu berat cobaanMu

Demi sesuap nasi, aku harus mampu bertahan

Setetes air mata yang jatuh  membawa beribu- ribu harapan


Satu tekat…

Mari pecahkan pelita , Ambil apinya

Jadikan terang

Demi sesuap nasi yang begitu berharga


                                  Makassar, 25 Agustus 2021 


Comments